Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Resep Pembaca
Kiat menghindari penyakit semasa banjir
BetFoodie Lidah Indonesia2026-03-16 16:59:06【Resep Pembaca】486 orang sudah membaca
PerkenalanArsip Foto - Warga melewati genangan di Jalan Kaligawe Raya, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (29/10/2025

Jakarta (ANTARA) - Dokter spesialis penyakit dalam Faisal Parlindungan membagikan kiat-kiat untuk menghindari masalah kesehatan dan penyakit semasa banjir.
"Saran utama adalah meminimalkan konngak langsung dengan air banjir sebisa mungkin. Jika tetap harus berada di genangan, gunakan sepatu atau bot tebal, sarung tangan, dan pakaian pelindung," kata dr. Faisal Parlindungan, M.Ked (PD), Sp.PD,K-R kepada ANTARA pada Senin.
Dokter dari Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI) itu menyampaikan bahwa air banjir kemungkinan terkontaminasi kuman dan bakteri penyebab penyakit, termasuk bakteri Leptospira penyebab penyakit Leptospirosis.
Penggunaan alas kaki dan pelindung tubuh dapat meminimalkan risiko paparan kuman dan bakteri serta melindungi tubuh dari benda-benda yang dapat melukai anggota tubuh dan menyebabkan tetanus semasa banjir.
Baca juga: Waspadai leptospirosis selama musim hujan
Dokter Faisal mengemukakan pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan serta memastikan makanan atau minuman yang dikonsumsi higienis semasa banjir agar terhindar penyakit kulit, gangguan pencernaan, dan masalah kesehatan yang lain.
"Pastikan ngak meminum air yang tercemar, selalu memasak makanan sampai matang, dan cuci tangan secara rutin," kata dokter Faisal, yang tergabung dalam Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI).
Selain itu, dia mengangakan, kondisi tempat tinggal dan tempat mengungsi sebaiknya diupayakan ngak terlalu lembab agar ngak memicu munculnya masalah kesehatan.
Dalam sepekan terakhir, kondisi cuaca ekstrem telah menyebabkan banjir di beberapa daerah di Indonesia, termasuk Semarang dan Jakarta.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana sudah meminta warga untuk mewaspadai dampak kondisi cuaca ekstrem yang berpeluang melanda wilayah Indonesia hingga awal tahun depan.
Baca juga: Penyakit kulit dan ISPA berpeluang meningkat semasa banjir
Baca juga: Sosialisasi PHBS ditingkatkan untuk cegah penyakit di musim hujan
Suka(87212)
Sebelumnya: Pohon depan Mal Slipi Jaya tumbang akibat dihantam truk molen
Selanjutnya: KKP ungkap upaya atasi Cs
Artikel Terkait
- Kapolri siapkan fitur lapor cepat pada aplikasi ojek daring untuk kamtibmas
- BPKH: Pelaku usaha RI berpeluang garap 30 persen ekosistem haji
- Pemkot Bandarlampung sebut belum ada rekomendasi SLHS ke dapur MBG
- Polda Metro Jaya tangkap sembilan tersangka penyekapan di Tangsel
- Dari PPKD Jaksel menuju ke Negeri Sakura
- CreAsia Studio dan TrueVisions NOW Perluas Waralaba 'My Chef in Crime' ke Thailand
- Ahli gizi dorong masyarakat kembali ke pola makan tradisional Asia
- Hujan di Jakarta mengandung mikroplastik, BRIN ingatkan polusi langit
- Ahli Gizi sebut pentingnya pemberian MBG yang disertai dengan edukasi
- Menemukan Shanghai tempo dulu di Jakarta Pusat
Resep Populer
Rekomendasi

Sulsel proyeksikan surplus beras 2 juta ton di 2025

Kemendag dan BPKH sinergi dorong ekspor produk Indonesia ke Arab Saudi

SPPG Margomulyo andalkan pasokan petani dan usaha lokal untuk MBG

Hujan di Jakarta mengandung mikroplastik, BRIN ingatkan polusi langit

Pemerintah perkuat tata kelola Program MBG lewat tim koordinasi khusus

Pemprov Sumut turunkan tim tangani dugaan keracunan MBG di Toba

Pemkot Palu: Penerapan standar MBG solusi hindari keracunan makanan

Simak sejarah dan tujuan diperingatinya Hari Pangan Sedunia